24 Maret 2014

Sepenggal Peluk untuk mu

....dan kini ku harap ku dimengerti
Tiada yang tersembunyi
Rasa sakit ku
Tiada lagi alasan
Pedih adanya, namun ini jawabnya
Lepaskan ku segenap jiwamu
Karena kau lah satu yang ku sayang
Dan tak layak kau didera.....

Anggaplah bait yang terdengar di telinga saya dan kata yang mampu terketik ini adalah sepenggal peluk saya untuk kamu. Agar kita sama-sama mampu melepas apa yang kita punya untuk mendapatkan yang lebih dari sekedar baik.

11 Maret 2014

Berserah

Allah pasti punya rencana dalam tiap langkah hidup kita, dalam tiap putusan yang kita ambil dan dalam suka duka yang terasa.

Allah juga pasti punya rencana kenapa ada manusia yang saling jatuh cinta tapi tak bisa bersama. Pastinya ada juga rencana dibalik mengapa kita bisa mencintai orang yang ga mungkin mencintai kita.

Kalau rasa ga mungkin salah, kalau takdir adalah sebuah kebaikan mutlak, maka cerita ini pasti punya tujuan. Hanya saja kita ga pernah tau apa tujuannya sampai kita tiba ditujuan itu.

Setidaknya mengapresiasi cinta dalam bentuk keikhlasan mungkin jadi lebih membahagiakan dan melegakan ketimbang sibuk menebak apa tujuan Allah memintabkita melalui ini.

Bukan sok bijak, hanya saja lebih dulu melalui sehingga bisa bicara. Saat keyakinan atas pilihan dipertanyakan dan tujuan atas perjalanan menjadi keraguan, kembali lah minta petunjuk dari sang pemilik hidup. Karena Allah ga akan memberikan keburukan seburuk apapun kita.

14 Februari 2014

Tentang Sebuah Nama

Saya ga tau harus berlari kemana, ga tau harus duduk dimana dan ga tau harus minum obat apa supaya sakitnya reda.

Gamang. Mungkin begitu namanya. Kalau memang sakit hati itu punya nama. Saya cuma tau mata saya ga berenti basah, kepala saya berputar layaknya komedi putar di pasar malam dan tubuh saya lunglai macam kangkung dalam wajan.

Satu hari berlalu, hari kemudian hadir. Saya hanya diam menatap sebuah nama. Nama yang begitu dekat namun asing. Nama yang selalu menjadi tempat saya pulang beberapa tahun ini. Nama yang melindungi saya saat dunia menyerang saya, walau kadang hanya ketakutan saya semata.

Nama yang begitu dekat namun asing. Nama yang belakangan ini ada dalam umpatan berujung doa setiap malamnya. Nama yang dalam sujud selalu tersebut. Sekaligus nama yang membuat gamang ini begitu nyata.

Lagi-lagi saya ga ngerti kenapa nama itu begitu berharga. Tapi malam itu saya tau kenapa nama mu begitu berharga. Karena nama mu membuat saya naik kelas. Saya belajar ikhlas. Belajar merasa dengan sederhana, mencintai dengan landasan sempurna.

Melepas itu mudah, ikhlas itu perkara lain. Saya tau saya masih jauh dari situ. Yang saya ga tau kenapa mencintai sebuah nama itu begitu memberikan saya pelajar hidup yang luar biasa. Sebuah nama yang begitu dekat namun asing.

8 Februari 2014

Racau lagi

Bahkan jika bisa aku tak mau siakan kesempatan untuk menggenggam mu dan mengatakan yang bibir ini tak sanggup bilang. Sekarang juga. Detik ini juga.

Sampai mata ketakutan untuk terpejam. Aku harap ini mimpi. Berkali aku pejamkan mata dan sakitnya masih ada.

3 Januari 2014

Notes: Nyaman

Sangat mungkin jatuh pada banyak hati. Mengingat trend selalu berulang. Sangat bisa berkali jatuh pada satu hati. Kita selalu punya baju ternyaman kan?

Dan nyaman adalah jatuh pada hati yang selalu membawamu kembali. Kembali pada kenangan yang bahkan pahit pun buatmu tersenyum. Dan nyaman adalah selalu pulang pada satu hati saat kau jatuh pada hati lainnya lalu hilang arah.